{"id":130252,"date":"2017-08-25T04:08:05","date_gmt":"2017-08-25T08:08:05","guid":{"rendered":"http:\/\/www.vocaloidnews.net\/?p=130252\/"},"modified":"2017-08-25T04:16:09","modified_gmt":"2017-08-25T08:16:09","slug":"interview-vnn-dengan-developer-lumi-ava","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.vocaloidnews.net\/id\/interview-vnn-dengan-developer-lumi-ava\/","title":{"rendered":"Interview VNN dengan Developer LUMi, AVA!"},"content":{"rendered":"

Salam. Saya Showraku dari VNNJP.<\/p>\n

Tanggal 15 Agustus 2017, saya menerjang cuaca buuk untuk menuju ke kantor AVA<\/a> di Shinjuku<\/a> Barat untuk mendapatkan kopi software limited edition LUMi<\/a>!<\/p>\n

Kantornya masih cukup jauh dari stasiun kereta terdekat, dan tersembunyi di jalan yang sempit di sebelah restoran gyudon<\/a>, di luar jalan utama. Mereka yang belum pernah datang ke area tersebut sebelumnya, sangat disarankan untuk mendownload app navigasi sebelumnya, karena resiko bisa tersasar.<\/p>\n

\"\"<\/a>
Pintu masuk ke kantor AVA, terletak di sudut Lantai 3, Shinko building<\/a><\/figcaption><\/figure>\n

Saya tiba 10 menit sebelum waktu yang dijanjikan, dan disambut oleh presiden AVA, Kaoru Yoshizawa<\/a>, dan producer, Mr. Hiwatashi<\/a>, yang kemudian mengarahkan saya ke area reception dimana kopi LUMi saya telah menanti. Setelah itu, saya memulai 30-menit waktu percakapan saya dengan staff AVA, dan karena saya telah menyiapkan pertanyaan dari para staff VNN sebelumnya, saya memulai sesi ini dengan mini-interview, yang dapat kalian baca di bawah ini.<\/p>\n

\"\"<\/a>
Kiri ke kanan: Mr. Hiwatashi dan Presiden Yoshizawa dari AVA<\/figcaption><\/figure>\n

VNN<\/strong>: Apakah ada kemungkinan AVA akan membuat English voice bank untuk LUMi suatu saat nanti? Salah satu anggota kami menyadari bahwa versi trial Jepangnya memiliki lafal Inggris yang bagus, dengan mengutilisasikan fonem yang ada.<\/span><\/p>\n

AVA<\/strong>: “Saat ini, kami belum memiliki rencana untuk itu. Namun, [voice provider LUMi] Ohara-San<\/a> cukup ahli berbahasa Inggris, jadi tentunya ini adalah sesuatu yang ingin kami ciptakan suatu saat nanti. Tentu saja, hal tersebut juga tergantung dari hasil penjualan Japanese voice bank LUMi.”<\/span><\/p>\n

 <\/p>\n

VNN<\/strong>: Jadi AVA dibentuk pada bulan Mei otahun ini, dengan tujuan menjadi “perusahaan yang mendukung para kreator muda.” Mengenai hal tersebut, kenapa AVA memilih menciptakan sebuah virtual artist, sebuah VOCALOID?<\/span><\/p>\n

AVA<\/strong>: “Pertama, ini karena kami yakin bahwa dunia sedang bergerak menuju era dimana konten kreasi yang diciptakan oleh user akan menjadi suatu norma. Karena mudahnya mengupload kreasi seseorang ke internet, kami memutuskan untuk menciptakan sebuah VOCALOID, untuk menjadi katalis dimana kreator dapat memulai mengembangkan dan mendistribusikan karyanya. Kami melihat VOCALOID sebagai karakter sekaligus platform kreatif, yang kami yakini akan menjadi sarana yang sempurna bagi kreator untuk mengekspresikan dan mengembangkan dirinya.
\n<\/span><\/p>\n

“Kedus, LUMi memiliki sebuah basis dunia di sekelilingnya, dimana kami pikir ini akan memudahkan user untuk menciptakan karyanya sendiri, memberikan mereka sesuatu yang dapat mereka bangun.”
\n<\/span><\/p>\n

 <\/p>\n

VNN<\/strong>: Apakah ada rencana untuk mendukung para user yang berbahasa Tiongkok? <\/span><\/p>\n

AVA<\/strong>: “Itu jelas sesuatu yang ngin kami lakukan. Namun, mungkin bukan dengan menciptakan voice bank baru, melainkan lebih kepada menggelar konser live untuk para penonton di Tiongkok. Kami menyadari bahwa ada para kreator dari Tiongkok yang suka menggunakan Japanese VOCALOID seperti Hatsune Miku<\/a> untuk membuat lagu, dan kam akan membuka kesempatan untuk bekerja sama dengan mereka, untuk mendukung para kreator Tiongkok.<\/span><\/p>\n

 <\/p>\n

VNN<\/strong>: Pada artikel terbaru<\/a> dari seri interview kalian, Shotaro Kaizuka<\/a> menyebutkan bahwa kadang ada waktunya “terasa seperti kami sedang menciptakan film animasi darinya, pertama menentukan bahan cerita, kemudian menggagas soundtrack-nya.” Dengan cerita latar sedalam itu, apakah ada kemungkinan dunia LUMi akan meluas melebihi dunia VOCALOID, ke bentuk media lainnya (anime, movie, dll.)?<\/span><\/p>\n

AVA<\/strong>: “Walau kami tidak akan mengatakan bahwa tidak mungkin hal tersebut akan terjadi, harap diingat bahwa kami adalah perusahaan yang berfokus untuk mendukung para kreator muda. Kami sebenarnya cemas apabila LUMi muncul di media lainnya, seperti anime, hal tersebut dapat memiliki efek sebaliknya, membuat jarak dan cakupan karya kreatif yang dapat dibuat oleh user, semakin sempit. Arah yang ingin kami ambil, sebaliknya, adalah untuk secara bertahap merilis lebih banyak konten untuknya, dan dari sana kemudian mengukur seberapa baik kami telah menutup jarak antara kami dan para kreator yang ingin kami dukung.
\n<\/span><\/p>\n

“Lagipula, hanya karena LUMi memiliki latar yang telah ditentukan, bukan berarti kami menginginan seluruh karya yang menggunakannya harus dilakukan dengan cara tertentu.”<\/span><\/p>\n

 <\/p>\n

VNN<\/strong>: Ini mungkin pertanyaan yang konyol, mengingat LUMi baru saja dirilis, tapi apakah AVA memiliki rencana untuk menciptakan VOCALOID lainnya, atau mengembangkan LUMi lebih jauh dalam suatu cara?<\/span><\/p>\n

AVA<\/strong>: “Keduanya dapat kami pertimbangkan, namun untuk saat ini, kami ingin sepenuhnya berfokus kepada LUMi, dan belum mencapai tahap dimana kami dapat memikirkan hal lainnya.”<\/span><\/p>\n

 <\/p>\n

Setelah wawancara berakhir, Saya dapa berbicara lagi kepada AVA mengenai topik lainnya seperti impresi saya terhadap trial version LUMi, semuanya berdasrkan posisi saya sendiri sebagai kreator muda. Akhirnya, waktu 30 menit saya bersama mereka telah habis, dan tiba saatnya membayar kopi limited edition LUMi saya, mengambil foto kenang0kenangan dari kunjungan ini, dan akhirnya meninggalkan kantor AVA.<\/p>\n

\"\"
Packaging limited edition LUMi. Saya bahkan mendapatkan sebuah bokmark untuk kunjungan saya!<\/figcaption><\/figure>\n

Jadi walau awalnya saya pergi ke AVA dengan tujuan mendapatkan LUMi, saya kini berharap saya dapat mengunjungi mereka lagi, dan menghadiri salah satu acara yang disebut dengan “LUMeetings” (kombinasi “LUMi”<\/em> dan “meeting”<\/em>) seandanya ada kesempatan… semua dengan perasaan saya sendiri sebagai salah satu dari “kreator muda”…<\/p>\n

Ah, ngomong-ngomong…
\n<\/span><\/p>\n

\n

\u3044\u308d\u3044\u308d\u3068\u3054\u4e0d\u4fbf\u3092\u304a\u304b\u3051\u3057\u3066\u3059\u307f\u307e\u305b\u3093\u3067\u3057\u305f\u3002LUMi\u521d\u56de\u9650\u5b9a\u7248\u3092\u3088\u308a\u591a\u304f\u306e\u7686\u69d8\u306b\u5c4a\u3051\u3089\u308c\u308b\u3088\u30468\u6708\u4e0b\u65ec\u30aa\u30fc\u30d7\u30f3\u4e88\u5b9a\u306eEC\u30b5\u30a4\u30c8\u3067\u3082\u8ca9\u58f2\u3059\u308b\u3053\u3068\u306b\u81f4\u3057\u307e\u3057\u305f\u3002\u6d77\u5916\u914d\u9001\u3082\u5bfe\u5fdc\u3057\u3066\u3044\u307e\u3059\u3002\u305f\u3060\u76f4\u63a5\u304a\u8a71\u3082\u3068\u3066\u3082\u3057\u305f\u3044\u306e\u3067AVA\u30aa\u30d5\u30a3\u30b9\u307e\u3067\u3044\u3089\u3063\u3057\u3083\u308b\u3053\u3068\u304c\u3067\u304d\u308b\u65b9\u306f\u662f\u975e\u304a\u8d8a\u3057\u304f\u3060\u3055\u3044\uff01 https:\/\/t.co\/l88c4juSZc<\/a><\/p>\n

— AVA\u5409\u6fa4\u99a8@LUMi\u00d7nana\u30d5\u30a7\u30b9 (@kaoruava) August 14, 2017<\/a><\/p><\/blockquote>\n